Sabtu, 17 September 2011

mengenang


“coba kamu bayangkan jikalau saat kamu kembali kerumah dan menemukan bendera kuning dipasang di gang depan rumah. Saat kamu merasa deg-degan dengan hal seperti itu??dan kamu menemukan orang yang kamu cintai, sayangi, dan kamu banggakan terbujur kaku di hadapan kamu.”  Kalimat seperti itulah yang sering aku dengar keluar dari bebarapa orang#biasanya saat ada acara motivator trainning, dan ga jarang kita jadi menitikan air mata.
                                                                                                                             
Dan itu pernah aku alami, saat aku pulang kuliah, tepatnya tanggal 21 April 20011 yang lalu. Keadaan sore itu memang sudah gelap, tetangga dirumah berdatangan, mama ku menangis histeris. Ternyata itu kabar buruk tentang kamu, saat itu juga aku merasa lemas, ga tau harus berbuat apa (?). kamu yang saat itu belum datang dan kamipun menunggu mu datang dengan perasaan yang amat kehilangan. Kehilangan sosok perempuan yang #menurut aku “kuat” walaupon belum sepurna. Kenapa kamu harus pergi secepat ini.
Kamu yang dengan bersusah payah menghadapi penyakit kamu. Yang aku heran kenapa bisa dari diagnosis awal kamu terkena jantung lalu liver dan saat itu berubah jadi terkena ginjal. Maafin aku kalo selama ini aku g bisa bantu apa2, aku ga tega liat kamu L. Aku hanya bantu doa agar kamu bisa sembuh dan terbebas dari semua penyakit itu, tapi sayang, Allah berkehendak lain untuk mengangkat penyakitmu kakak ku ‘Marisa Sulvina’.  Semoga kamu tenang disana, dan mendapatkan tempat terindah di surge, di ampuni segala dosa dan dilipat gandakan segala amalan baik :D
Sampai detik ini pun aku merasa kamu masih ada. Tapi aku udah ikhlas kok insyaAllah!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar